Klaim Windows Original

Universitas Negeri Semarang memberikan software berlisensi kepada seluruh mahasiswa. Mahasiswa cukup dengan membayar Rp. 10.000 untuk mendapatkan layanan lisensi sistem operasi Windows 10 Education dan Microsoft Office 365. Caranya sebagai berikut: Pastikan kalian memiliki email @students.unnes.ac.id Login di my.unnes.ac.id, lalu klik menu Request Software Legal.Nomor Virtual Account (VA) akan diterima Read more…

Instalasi Multi OS: Windows, Android, Linux

bootingloader

Apakah Anda ingin laptopnya multi OS yang berisi Windows, Android dan Linux? Itu hal yang mudah, asal di laptop Anda minimal memiliki 3 partisi. Bagaimana caranya? Silahkan simak penjelasan berikut ini.

Langkah-langkah instalasi:

  1. Jika pada awalnya sudah terpasang Windows, pastikan untuk membuat 3 partisi tambahan. 1 partisi untuk sistem Windows, 1 partisi untuk data Windows, 1 partisi untuk sistem Android (usahakan ukuran minimal 10 GB) dan 1 partisi untuk sistem Linux (usahakan ukuran minimal 10 GB).
  2. Download master Android melalui link 1) http://onet.dl.osdn.jp/android-x86/65890/android-x86_64-6.0-r1.iso untuk platform 64 bit atau 2) http://nchc.dl.osdn.jp/android-x86/65890/android-x86-6.0-r1.iso untuk platform 32 bit
  3. Download salah satu distro Linux, misal Mint, Ubuntu (atau variannya), Debian, Elementary, Zorin, Deepin atau lainnya. Silahkan kunjungi web masing-masing distro linux. Untuk Ubuntu silahkan kunjungi http://releases.ubuntu.com/, lalu pilih versi Ubuntu yang diinginkan. Untuk Linux Mint silahkan akses ke https://www.linuxmint.com/download.php. Untuk Elementary OS silahkan akses ke https://elementary.io/id/
  4. Untuk bisa memasang 3 OS di atas, pastikan urutannya dengan Windows diinstall lebih dulu, jika belum ada OS terpasang. Setelah itu install Android, baru terakhir install Linux. Kenapa Linux dipasang terakhir? Sebab Windows tidak bisa membaca partisi milik Android ataupun Linux, begitu juga Android belum bisa mengenali partisi Linux, sedangkan Linux sudah bisa mengenali atau membaca partisi Windows maupun Android.
  5. Untuk bisa memasang Android atau Linux bisa menggunakan USB Flasdisk. Download aplikasi Unetbootin melalui https://unetbootin.github.io/, pilih Windows (Download), lalu install seperti biasanya. Untuk lengkapnya, silahkan baca caranya di http://kasmui.com/v1/?p=4353
  6. Sediakan 2 USB Flasdisk 8 GB yang kosong, 1 untuk memasang Android OS, 1 lagi untuk memasang Linux OS
  7. Jalankan Unetbootin untuk memasang masing-masing Android OS dan Linux OS.
  8. Setelah selesai memasang Android OS USB Flashdisk bootable dan Linux OSUSB Flashdisk bootable, maka pasanglah Flashdisk yang berisi sistem Android OS terlebih dahulu.
  9. Restart Windows, arahkan booting ke Flashdisk, setelah itu ikuti prosedur instalasi Android yang muncul sampai selesai. Lihat caranya seperti di langkah 5)
  10. Setelah instalasi Android selesai, jika laptop direstart maka bisa (mungkin) dipastikan akan hanya ada sistem Android OS di pilihan menu booting, karena sistem Android tidak bisa mengenali partisi Windows, karena itu tidak perlu direstart, cukup matikan saja, lalu ganti Flashdisk Android dengan Flashdisk Linux dan lakukan langkah yang sama seperti langkah (9) untuk instalasi sistem Linux di partisi lain.  (more…)