Laboratorium Kimia Komputasi Gedung D8 Lantai 3 +62818294312 kasmui@mail.unnes.ac.id

Cara memasang Jmol/Jsmol Di Website Sendiri

Pengantar

Jmol adalah perangkat lunak komputer bagi pemodelan molekul struktur kimia dalam 3-dimensi. Jmol menampilkan representasi 3D dari molekul yang dapat digunakan sebagai alat pengajaran, atau untuk penelitian seperti, dalam kimia dan biokimia. Perangkat lunak ini ditulis dalam bahasa pemrograman Java, sehingga dapat beroperasi pada sistem operasi WindowsmacOSLinux, serta Unix, jika Java telah terpasang. Perangkat ini bersifat bebas dan bersumber-terbuka yang dirilis di bawah GNU Lesser General Public License (LGPL) versi 2.0.

Fitur yang populer adalah applet yang dapat diintegrasikan ke dalam halaman web untuk menampilkan molekul dalam berbagai cara. Misalnya, molekul dapat ditampilkan sebagai model bola-dan-pasakmodel ruang terisidiagram pita, dan lain sebagainya. Jmol mendukung berbagaii format berkas kimia, termasuk Protein Data Bank (pdb), Crystallographic Information File (cif), MDL Molfile (mol), dan Chemical Markup Language (CML). Terdapat pula versi JavaScript (HTML5), yaitu JSmol, yang dapat digunakan pada komputer yang tidak memiliki Java.

JSmol adalah objek yang dapat diintegrasikan ke dalam halaman web. Tidak memerlukan Java, karena hanya menggunakan HTML5 dan JavaScript.. Ini ideal untuk pengembangan software berbasis web dan database kimia yang dapat diakses web. .

JSmol dapat digunakan sebagai alternatif untuk applet Jmol java, karena ditulis dalam javascript tidak memerlukan Java tetapi menjadikan model molekuler di halaman web hanya menggunakan fitur JavaScript dan HTML5. JSmol bukan program yang berbeda dari Jmol: itu adalah Jmol, hanya dikompilasi ke dalam JavaScript, bukan Java, dan dengan demikian mereka yang akrab dengan scripting Jmol akan sangat betah dengan JSmol. Singkatnya, JSmol adalah versi HTML5 / Java dari Jmol.

Pada saat sekarang ini hampir semua browser tidak mendukung penggunakan java, sehingga sulit untuk menjalankan aplikasi yang berbasis java, oleh karena itu alternatifnya adalah menggunakan JSmol tersebut.

Cara Memasang JSmol di Website

  1. Download Jmol dan JSmol melalui link: https://chemapps.stolaf.edu/jmol/zip/Jmol.zip
  2. Lalu upload ke server dan ekstrak isinya ke folder jmol, juga pastikan file jsmol.zip diekstrak dan masukkan ke dalam folder jsmol. Lihat gambar berikut yang berisi file pada folder jmol.

    Sehingga strukturnya sebagai contoh seperti berikut: http://blogchem.com/jmol/jsmol/
  3. Perhatikan file-file berekstensi htm di folder jsmol, itu adalah file contoh penggunaan jsmol di halaman web. Contoh  filenya adalah jmol-flot.htm. Coba jalankan file jmol-flot.htm dengan menuliskan di browser sebagai berikut: http://blogchem.com/jmol/jsmol/jmol-flot.htm. Lihat apa yang terjadi! Jika ada error, maka lakukan modifikasi pada file jmol-flot.htm itu seperti yang sudah saya lakukan di link http://blogchem.com/kasmui/jmol-plot.htm.
  4. Jalankan di browser link http://blogchem.com/kasmui/jmol-plot.htm ini. Lalu copy isinya dengan terlebih dahulu klik kanan mouse untuk melihat kode sumbernya. Simpan di folder lain dan beri nama, lalu jalankan di browser dengan menuliskan nama file dan alamat lengkapnya. Contohnya seperti http://blogchem.com/kasmui/jmol-plot.htm.
  5. Tampilan gambarnya sebagai berikut
  6. Silahkan coba link-link berikut:
    a. http://blogchem.com/jmol/jsmol/jsmolgl.htm
    b. http://blogchem.com/jmol/jsmol/jsmol.htm?_USE=HTML5
    c. http://blogchem.com/jmol/jsmol/resize.htm
    d. http://blogchem.com/jmol/jsmol/simple.htm

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Read previous post:
MolView: Editor Molekul Open Source

MolView adalah sesuatu yang baru, platform berbasis web (http://kasmui.com/ict/molview.htm ) yang dirancang untuk menyatukan alat dan...

Close