Cara Running Android Di Laptop

      No Comments on Cara Running Android Di Laptop

Ada beberapa cara untuk menjalankan sistem Android di laptop berbasis Windows atau Linux, yaitu

  1. Menggunakan emulator android di laptop berbasis Windows, cara ini mudah dari sisi instalasi tetapi membutuhkan spesifikasi laptop yang tinggi, diantara membutuhkan RAM yang tinggi, laptop dengan RAM rendah di bawah 2 GB pasti akan sangat lemot. Informasi tentang emulator android dapat dibaca di http://kasmui.com/v1/?p=6488
  2. Memasang sistem Android-x86 native melalui instalasi di harddisk, cara ini terbilang agak repot terutama bagi pemula yang tidak mengenal linux, karena harus sudah terpasang sistem linux di laptopnya dan harus menyediakan partisi terpisah serta sedikit ngoprek pada grub launcher. Informasi cara instalasi dapat diperoleh melaluiĀ  http://kasmui.com/v1/?p=5973
  3. Menjalankan sistem Android-x86 melalui linux, cara ini mirip cara nomer 2, tetapi lebih praktis, hanya tetap harus sudah ada linux yang terpasang di laptop terlebih dahulu, tetapi untuk menjalankan android cara ini tidak memerlukan partisi tersendiri. Sedikit modifikasi grub launcher memang harus dilakukan. Bagi yang ingin melakukan cara nomer 3 ini sangat disarankan untuk memahami terlebih dahulu langkah nomer 2, terutama terkait modifikasi grub launcher-nya.

Untuk lebih jelasnya langkah menjalankan android seperti cara nomer 3 di atas, perhatikan cara berikut:

  1. Pastikan sudah ada sistem Linux OS, disarankan menggunakan distro Ubuntu atau turunannya,
  2. Jalankan linux yang terpasang,
  3. Mendownload sistem Android-x86 melalui link http://www.android-x86.org/download, pilih yang 32 bit atau 64 bit sesuai spesifikasi hardware laptop anda
  4. Ekstraklah file ISO android hasil donwload itu dan tempatkan di folder /home/user/, contoh ekstrak file ISO android-x86 di /home/kasmui, maka hasil ekstraknya dapat dilihat di /home/kasmui/android-6.0-r1. Lihat gambar di bawah ini.

  5. Di linux, masuklah ke terminal dan ketik: sudo gedit /boot/grub/grub.cfg, sehingga muncul di editor isi dari file grub.cfg
  6. Ke dalam file grub.cfg sisipkan skrip berikut pada posisi di bawah skrip menu-menu yang lain

    ## Contoh skrip menjalankan Android-x86
    menuentry ‘Android-x86 6.0-r1 (Copy)’ {
    insmod part_msdos
    insmod ext2
    set root=’hd0,msdos10′
    linux /home/kasmui/android-6.0-r1/kernel quiet root=/dev/ram0 androidboot.hardware=android_x86_64
    initrd /home/kasmui/android-6.0-r1/initrd.img
    }

    ## Contoh skrip menjalankan Linux ISO
    menuentry “Kimux Mint ISO” {
    set isofile=”/home/kasmui/iso/KimuxMint-backup.iso”
    loopback loop (hd0,10)$isofile
    linux (loop)/casper/vmlinuz boot=casper iso-scan/filename=${isofile} quiet splash
    initrd (loop)/casper/initrd.gz
    }

    menuentry “Elementary OS ISO” {
    set isofile=”/home/kasmui/iso/elementaryos-0.4-stable-amd64.20160909.iso”
    loopback loop (hd0,10)$isofile
    linux (loop)/casper/vmlinuz boot=casper iso-scan/filename=${isofile} quiet splash
    initrd (loop)/casper/initrd.lz
    }

    menuentry “Linuxmint-18.1-mate-64bit ISO” {
    set isofile=”/home/kasmui/iso/linuxmint-18.1-mate-64bit.iso”
    loopback loop (hd0,10)$isofile
    linux (loop)/casper/vmlinuz boot=casper iso-scan/filename=${isofile} quiet splash
    initrd (loop)/casper/initrd.lz
    }

    Keterangan:
    Ubahlah isi pada set root=’hd0,msdos10′ yang berwarna merah dengan nomor partisi Android yang terpasang, misal msdos3, msdos4 atau lainnya yang sesuai, jika salah maka sistem Android tidak akan dikenali. Untuk melihat nomor partisi bisa digunakan gparted, ketik di terminal: sudo gparted, maka akan muncul keterangan partisi di harddisk.
    Terlihat kernel dapat dipanggil melalui perintah: “linux /home/kasmui/android-6.0-r1/kernel”, pastikan alamat posisi kernel benar. Contoh di atas adalah posisi kernel berada pada folder android-6.0-r1. Begitu juga initrd.img dapat dipanggil melaluiĀ  perintah: “linux initrd /home/kasmui/android-6.0-r1/initrd.img”.

  7. Lalu simpan, yaitu klik button SAVE. Jangan coba-coba untuk update grub, cukup disimpan saja, jika grub diupdate maka gile grub.cfg akan kembali ke isi semula sebelum dimodifikasi. Untuk pemula cukuplah sampai menyisipkan skrip di atas saja.
  8. Restart-lah laptop dan perhatikan menu yang muncul pertama kali, jika sistem booting loader yang dipasang di file grub.cfg benar pasti akan muncul menu yang dikehendaki

CATATAN:
Sistem Android-x86 yang dijalankan dengan langkah nomer 3 ini hakikatnya hanya menjalankan file image, seperti menjalankan linux melalui file ISO (Lihat artikel di http://kasmui.com/v1/?p=4988), sehingga user tidak dapat menambah aplikasi tambahan atau menyimpan apapun di dalam sistem Android-x86 ini. Setiap booting akan selalu kembali kepada isi semula dan akan selalu diminta prosedur untuk connect ke gmail melalui internet.

Gambar-gambar instalasi:

1. Tampilan menu grub launcher

2. Display awal running android

3. Memulai setting android

4. Setting jaringan internet WiFi

5. Memulai setting email

6. Copy Google email

7. Mengatur identitas personalisasi

8. Cek email

9. Welcome Android

10. Tampilan desktop Android-x86

11. Contoh tampilan halaman Facebook di browser Android-x86

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *